Asuransi

Panduan Singkat tentang Pengertian Asuransi dan Manfaat

Hidup penuh dengan ketidakpastian. Apabila hari ini berjalan dengan lancar, tidak ada yang dapat menjamin bahwa hari-hari ke depannya juga akan begitu. Mungkin anak Anda mendadak jatuh sakit, mobil Anda harus masuk bengkel, dan hal-hal kurang menyenangkan lainnya yang bisa berdampak pada kondisi keuangan.

Itulah mengapa Anda sangat dianjurkan untuk mendaftar asuransi. Anggap saja asuransi sebagai langkah berjaga-jaga untuk menghadapi ketidakpastian itu. Dengan begitu, ketika suatu hal terjadi, keuangan Anda tidak akan terganggu karena asuransi akan membantu meng-cover-nya. Namun, masih banyak orang yang merasa ragu untuk mendaftar asuransi karena berbagai alasan. Jika Anda salah satunya, coba simak ulasannya berikut ini.

Pengertian Asuransi Menurut Pakar

Untuk mengenal asuransi, mari mulai dulu dengan memahami pengertiannya. Hukum negara sebetulnya sudah mengatur tentang hal ini. Menurut KUHD Pasal 246, asuransi atau pertanggungan adalah suatu perjanjian di mana seorang penanggung mengikatkan diri kepada seorang tertanggung dengan menerima suatu premi, yakni untuk penggantian kepadanya karena suatu keruaskan atau kehilangan keuntungan yang mungkin akan dideritanya karena suatu peristiwa tidak tentu.

Masih ada pula pengertian asuransi menurut pakar. Robert I. Mehr mendefinisikan asuransi sebagai suatu alat untuk mengurangi risiko dengan menggabungkan sejumlah unit-unit yang berisiko agar kerugian individu secara kolektif dapat diprediksi. Kerugian yang diprediksi tersebut kemudian dibagi dan didistribusikan secara proporsional di antara semua unit dalam gabungan tersebut.

Senada dengan hal tersebut, Prof Wiryono Prodjodikoro, S.H. juga mengartikan asuransi sebagai suatu persetujuan di mana pihak yang menjamin berjanji kepada pihak yang dijamin untuk menerima sejumlah uang sebagai pengganti kerugian yang mungkin diderita oleh yang dijamin karena akibat dari suatu peristiwa yang belum jelas.

Dari berbagai pengertian asuransi menurut pakar tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa asuransi adalah salah satu bentuk pengendalian risiko yang dilakukan dengan cara pemberian pengganti kerugian oleh pihak perusahaan asuransi kepada nasabah.

Hukum Asuransi dan Zakatnya

Unsur-unsur Asuransi

Di dalam asuransi, ada tiga unsur yang menjadi pedoman utama dalam pelaksanaannya, yaitu:

  • Premi – kewajiban yang harus dibayar tertanggung kepada pihak asuransi sebagai jasa pengalihan risiko yang diinginkan. Untuk mendapatkan manfaatnya secara optimal, pihak tertanggung atau nasabah harus melunasi pembayaran premi ini.
  • Polis asuransi – Sebagai ganti dari premi yang telah dibayarkan untuk jasa asuransi, tertanggung berhak mendapatkan polis asuransi, yakni surat kontrak atau perjanjian yang dikeluarkan pihak asuransi kepada tertanggung. Polis asuransi berisi tentang data tertanggung hingga seluruh ketentuan tentang jenis kerugian apa saja yang harus ditanggung pihak asuransi.
  • Klaim – Ketika suatu peristiwa atau kerugian terjadi, Anda dapat mengecek apakah jenis kerugian tersebut tercantum dalam polis. Jika iya, Anda bisa segera mengajukan klaim sebagai bentuk permintaan penggantian ganti rugi dari kerugian yang Anda alami.

Manfaat Melakukan Asuransi

Masih ragu untuk mendaftarkan diri ke asuransi? Beberapa manfaat di bawah ini mungkin bisa membantu meyakinkan Anda.

  • Memberi kepastian – Ketidakpastian yang terjadi dalam hidup bisa membawa kerugian finansial. Asuransi mampu membantu Anda meng-cover masalah tersebut sehingga jika suatu peristiwa terjadi, keuangan Anda tidak akan terpengaruh.
  • Menghadirkan rasa aman – Karena tahu bahwa asuransi akan meng-cover kerugian dari berbagai peristiwa yang mungkin Anda alami, Anda pun akan merasa lebih aman dalam menjalani hidup. Dengan begitu, Anda bisa lebih berkonsentrasi dalam mengembangkan diri dan beraktiviats sehari-hari.
  • Sarana menabung dan investasi – Ada beberapa fasilitas asuransi yang menawarkan nilai tunai apabila tidak terpakai atau jika Anda tidak mengajukan klaim sama sekali. Jenis asuransi seperti itu disebut dengan whole life atau Bahkan sekarang sudah ada pul asuransi yang digabungkan dengan investasi, yaitu unit link.
  • Meningkatkan kegiatan usaha – Bayangkan apabila tempat usaha Anda tiba-tiba mengalami peristiwa tertentu hingga seluruh aset di dalamnya lenyap. Dengan asuransi, kerugian tersebut dapat ditanggungkan kepada pihak asuransi sehingga Anda masih bisa melanjutkan kegiatan usaha Anda.

Karena berfungsi sebagai langkah berjaga-jaga, sebaiknya daftarlah asuransi sedini mungkin. Jangan sampai Anda harus mengalami kerugian terlebih dulu akibat terjadinya suatu peristiwa. Semoga ulasan singkat di atas mampu meyakinkan Anda.

Bantu kami dengan share artikel ini ya 🙂 🙂